MALANG, JATIMPERS.COM – Sebanyak 59 pelajar SMA/SMK/MA se Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) khusus cabang olahraga bulutangkis, di GOR Singa Jaya, Gondanglegi, Kabupaten Malang, Selasa – Rabu (21 – 22/04/2026) pagi.

ZAENAL ARIF, salah seorang panitia cabor bulutangkis, saat techninal meeting (TM) di aula SMAN 1 Bululawang, menjelaskan, dari total peserta 59 orang tersebut, 42 orang di antaranya adalah tunggal putra, dan 17 orang tunggal putri. “Yang dipertandingkan dalam kejuraan ini memang hanya tunggal putra dan tunggal putri saja. Untuk ganda tidak dipertandingkan. Karena itu kami hanya perlu dua lapangan saja,” katanya di sela-sela TM, Jumat (17/04/2026) siang.

Terkait dengan peserta, masih kata Zaenal Arif, berbeda dengan O2SN tahun-tahun sebelumnya. “Kalau tahun lalu, O2SN hanya untuk pelajar SMA. Sekarang pelajar SMA/SMK/MA dijadikan satu. Karena itu jumlahnya cukup banyak,” ujarnya.
Untuk menjaga sportivitas, panitia melakukan drawing secara terbuka di hadapan para guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) yang mengikuti TM. Bahkan calon peserta harus menyetor sertipikat untuk menentukan seeded (peringkat) sebelum pertandingan digelar.

Hasilnya, sejumlah atlet yang menjalani pelatihan di Pelatkab PBSI Malang dan Pelatprov PBSI Jawa Timur, masuk seeded (peringkat utama). Untuk tunggal putra misalnya, ada nama Dimas Jaya Wardana, atlet Pelatprov PBSI Jawa Timur, yang pernah menjadi juara 1 Sirnas A PBSI. Sedangkan tunggal putri ada Saskia Rojabi, atlet Pelatkab PBSI Malang, yang pernah meraih medali perak pada Porprov Jawa Timur IX tahun 2025.
Selain cabang olahraga (cabor) bulutangkis, ada empat cabor lain yang dipertandingkan. Di antaranya, atletik, renang, silat, dan panjat tebing. Karena itu saat Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (MGMP PJOK) SMA/SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Malang, menggelar Technical Meeting (TM) Seleksi 02SN tahun 2026, Jumat (17/04/2026), di aula SMAN 1 Bululawang, sejumlah pengurus cabor yang terlibat juga diundang. Di antaranya, pengurus cabor atletik (PASI), pengurus cabor renang (Akuatik Indonesia), pengurus cabor silat (IPSI), pengurus cabor bulutangkis (PBSI), dan pengurus cabor panjat tebing (FPTI). (iko/mat)