Site icon JATIMPERS.COM

Aurel: Berawal Dari Lihat Kakak Latihan, Kini Jadi Atlet Andalan

WhatsAppFacebookGmailCopy LinkTwitterShare
Sesilia Aurel Novena Pratiwi 2
Aurel saat menjadi juara 1 Kejuaraan Bulutangkis Piala Ketua Umum PP PBSI, 11 – 16 Mei 2026, di GOR Uraha Badminton Hall, Malang.

MALANG, JATIMPERS.COM – Capaian beragam penghargaan, podium juara, medali, dan sejumlah atribut gelar lainnya yang diraih para atlet saat ini,  bukan tanpa perjuangan. Mereka harus mengorbankan tenaga, waktu, pikiran, masa-masa bermain, hingga harus meninggalkan keluarga. Bahkan, tak sedikit yang harus menomorduakan pendidikan (akademik) demi mengejar prestasi non akademik, khususnya prestasi olahraga. Ini pula yang dilakukan Sesilia Aurel Novena Pratiwi, atlet Pelatkab PBSI Malang, Jawa Timur. 

 

Sesilia Aurel Novena Pratiwi 5
Aurel tengah menjalani pertandingan Sirnas A, belum lama ini.

 

Sesilia Aurel Novena Pratiwi 3
Sesilia Aurel Novena Pratiwi

AUREL —demikian panggilan akrab Sesilia Aurel Novena Pratiwi— mengisahkan panjang lebar perjalanannya menjadi atlet bulutangkis kepada wartawan jatimpers.com, belum lama ini.  “Saya mulai belajar bulutangkis sejak kelas 3 SD. Waktu itu saya sering melihat kakak  latihan, karena sama ayah sering diajak ke gedung. Lama-lama saya jadi suka. Terus sama ayah,  saya didaftarkan ke klub bulutangkis, Citra Diamond, di Sidoarjo,” katanya di sela-sela menjalani latihan di GOR Uraha Badminton Hall, Jl. Wijaya Kusuma, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang menjadi home base Pelatkab PBSI Malang.

Sejak saat itu, anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan Daniel Bagus Hidayat/Margaretha Ririen,  ini mulai secara serius menjalani latihan bulutangkis. Hampir setiap hari Aurel menjalani latihan, mulai pukul 14.00 hingga selesai. “Jadi, setelah pulang sekolah, istirahat sebentar, lanjut latihan. Begitu terus yang saya jalani setiap hari. Untungnya jarak antara tempat latihan dengan rumah tak terlalu jauh, hanya sekitar 4 Km. Sehingga, kalau soal perjalanan dari rumah ke tempat latihan, tak begitu menyulitkan. Cukup diantar ayah pakai sepeda motor, sudah sampai,” tuturnya.

Sesilia Aurel Novena Pratiwi 1
Aurel kecil saat bersama keluarga tercinta.

Salah satu kemudahan ini membuat  cewek kelahiran Semarang 27 November 2009 ini semakin semangat latihan. Apalagi support dari keluarga sangat kuat. Meski sempat berpindah-pindah klub, namun ini tak membuatnya patah semangat. Bahkan tekadnya semakin kuat. Hasilnya, berbagai prestasi pun ia raih, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga kejuaraan berskala nasional. Bahkan dia sempat digembleng di Pelatpov PBSI Jawa Timur, sekitar 3 tahun.

Untuk tingkat Provinsi Jawa Timur, Aurel pernah meraih  juara 3 tunggal remaja putri pada Kejurprov PBSI Jatim tahun 2025 yang diselenggarakan di GOR Uraha Badminton Hall, Malang. Dia juga sukses mengantar tim beregu putri Kabupaten Sidoarjo meraih perunggu pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur IX Tahun 2025 di GOR Uraha Badminton Hall, Malang. Dan, terakhir, dia sukses menjadi kampiun Kejuaraan Bulutangkis Piala Ketua Umum PP PBSI, 11 – 16 Mei 2026,  di GOR Uraha Badminton Hall, Malang.

Sedangkan di level nasuional, seperti Sirnas A di Surabaya dan Sirnas A di Kudus, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu, pelajar kelas 10, SMA Budi Utomo, Sidoarjo, ini harus terhenti di babak 16 besar.

Dengan capaian ini apakah mantan atlet Pelatprov PBSI Jawa Timur merasa puas? Tentu tidak! “Target saya di 2026,  semoga bisa memberikan hasil yang terbaik di setiap turnamen. Yang penting main yang terbaik dulu untuk membanggakan keluarga dan klub. Soal hasil, belakangan. Menang atau kalah, itu hal biasa,” jawab atlet yang tinggal di Perumahan Taman Anggun Sejahtera 5 No:47, Sidoarjo, Jawa Timur, ini diplomatis. (bri/mat)

WhatsAppFacebookGmailCopy LinkTwitterShare
Exit mobile version