Site icon JATIMPERS.COM

Biar Lebih Hemat, Alun-alun Kepanjen Dipindah Dekat Stadion Kanjuruhan

WhatsAppFacebookGmailCopy LinkTwitterShare

MALANG, JATIMPERS.COM – Pemerintah Kabupaten Malang akhirnya memindah lokasi pembangunan alun-alun Kepanjen ke kawasan Stadion Kanjuruhan, Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur,  dari rencana awal di depan Pendopo Panji, Kepanjen. Gagasan memindah lokasi ini muncul karena lahan di kawasan stadion lebih memungkinkan. Selain itu, pembangunan di lokasi baru dianggap lebih efisien dari sisi biaya di tengah era pengetatan anggaran pemerintah.

 

Alun alun Kepanjen 2
Inilah lahan yang akan dipakai untuk membangun alun-alun Kepanjen. Lokasinya dekat Stadion Kanjuruhan, Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (foto: prokopim kab malang)

 

Alun alun Kepanjen 1
Bupati Malang, HM Sanusi, saat meninjau lokasi rencana pembangunan alun-alun Kepanjen, Kamis (07/05/2026) siang, bersama Wakil Ketua I DPRD, Ir. H. Kholiq, M.AP, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si. (foto: prokopim kab malang)

“DENGAN melihat efisiensi saat ini dan atas persetujuan DPRD Kabupaten Malang, serta anggaran yang dibutuhkan tidak terlalu membengkak,  maka diputuskan pembangunan alun alun dipindah di sekitaran Stadion Kanjuruhan,” kata Bupati Malang, HM Sanusi, saat meninjau lokasi rencana pembangunan alun-alun, Kamis (07/05/2026) siang, bersama Wakil Ketua I DPRD, Ir. H. Kholiq, M.AP, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang,  Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si, dan sebagainya.

Faktor lain yang mendorong rencana pemindahan adalah tuntutan masyarakat yang selama ini menginginkan keberadaan alun-alun yang representatif di Ibu Kota Kabupaten Malang ini. Sebagai pusat pemerintahan, Kepanjen dinilai sudah lama membutuhkan ruang publik tersebut. “Untuk pembiayaan, alternatif pertama melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang. Alternatif kedua,  menggunakan skema pembiayaan melalui Bank Jatim sebagai opsi pendanaan di luar kas daerah dengan menggunakan deviden saham Pemkab Malang di Bank Jatim,” jelas Bupati Malang.

Soal konsep alun- alun, Sanusi menjelaskan, nanti akan dibangun gerai UMKM kecamatan.  “Di sisi timur nantinya akan ada gerai UMKM dari 33 kecamatan yang menjual produk unggulan tiap-tiap kecamatan,” katanya. (ind/mat)

WhatsAppFacebookGmailCopy LinkTwitterShare
Exit mobile version