MALANG, JATIMPERS.COM – Bupati Malang, HM Sanusi, bersama sejumlah pejabat, pengasuh pondok pesantren, dan offroader lainnya, menggelar Offroad dan Bakti Sosial bersama Pondok Pesantren Al-Aziz di Desa Amandanom, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (06/06/2026) siang hingga petang. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka eksplorasi dan promosi jalur wisata berbasis alam di wilayah Kabupaten Malang sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

SEBELUM memberangkatkan peserta, Bupati Malang, PT Bagong Dekaka Makmur, dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menyerahkan donasi sebagai bentuk dukungan kegiatan yang digelar Pondok Pesantren Al-Aziz, Dampit ini.

“Bakti sosial seperti ini merupakan wujud kepedulian dan semangat gotong royong yang harus terus kita jaga. Saya mengapresiasi Pondok Pesantren Al-Aziz beserta seluruh pihak yang terlibat karena telah menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga mendukung promosi potensi wisata alam yang dimiliki Kabupaten Malang,” kata Bupati Malang.
Rombongan memulai perjalanan offroad dari Pendopo Agung Kabupaten Malang menuju Pondok Pesantren Al-Aziz di Desa Amandanom, Kecamatan Dampit. Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan melintasi sejumlah wilayah di Kabupaten Malang. Di antaranya, Kecamatan Dampit, Wajak, dan Tirtoyudo, dengan total jarak tempuh sekitar 45 kilometer.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Malang turut menaiki kendaraan offroad berpenggerak 4×4 dan menyusuri berbagai medan yang menantang. Jalur yang dilalui menyajikan panorama alam khas pedesaan Kabupaten Malang, mulai kawasan hutan jati dengan lintasan berkelok, hamparan perkebunan tebu yang luas, hingga medan ekstrem berupa tanjakan, turunan curam, dan jalur berbatu yang menguji kemampuan kendaraan maupun keterampilan para pengemudi.
Selain menjadi ajang olahraga otomotif dan petualangan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengeksplorasi sekaligus mempromosikan potensi wisata alam Kabupaten Malang. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap jalur-jalur yang dilintasi dapat semakin dikenal dan berkembang menjadi destinasi wisata minat khusus yang mampu menarik wisatawan serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. “Kolaborasi antara pemerintah, pondok pesantren, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk mendukung pembangunan daerah,” kata bupati.
Melalui bakti sosial ini, masih kata Sanusi, pihaknya ingin menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, sekaligus memperkenalkan kekayaan alam Kabupaten Malang. “Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat dan menjadi inspirasi bagi berbagai elemen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan serta kesejahteraan bersama,” harapnya. (ind/mat)