Site icon JATIMPERS.COM

OJK Malang Lindungi Perempuan Dari Resiko Pinjol Ilegal dan Penipuan

WhatsAppFacebookGmailCopy LinkTwitterShare

MALANG, JATIMPERS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya meningkatkan literasi keuangan di kalangan perempuan. Karena 79,3% perempuan menjalankan peran ganda. Di sisi lain, literasi keuangan akan melindungi perempuan dari risiko pinjaman online ilegal dan penipuan.

 

OJK Malang Lindungi Perempuan 2
Kepala OJK Malang, Farid Faletehan bersama narasumber dan peserta talk show dengan tajuk “Perempuan Kartini Berdaya di Era Digital: Literasi Keuangan sebagai Kunci Transaksi dan Investasi Aman”, Rabu (06/05/2026) di Malang.

 

Kepala OJK Malang Farid Faletehan 7
Kepala OJK Malang, Farid Faletehan menyerahkan cindera mata kepada narasumber pada talk show dengan tajuk “Perempuan Kartini Berdaya di Era Digital: Literasi Keuangan sebagai Kunci Transaksi dan Investasi Aman”, Rabu (06/05/2026) di Malang.

SEHUBUNGAN dengan hal tersebut, dalam rangka kick-off Bulan Literasi Keuangan (BLK) dan momentum peringatan Hari Kartini 2026, OJK Malang berkolaborasi dengan Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) Cabang Malang dan Universitas Brawijaya, menyelenggarakan talk show dengan tajuk “Perempuan Kartini Berdaya di Era Digital: Literasi Keuangan sebagai Kunci Transaksi dan Investasi Aman” , Rabu (06/05/2026) di Malang.

“Perempuan dan ibu rumah tangga menjadi sasaran prioritas penerima edukasi keuangan. Mengapa? Karena 79,3% perempuan menjalankan peran ganda. Literasi keuangan akan melindungi perempuan dari risiko pinjaman online ilegal dan penipuan,” kata Kepala OJK Malang,  Farid Faletehan, saat menyampaikan sambutan.

Edukasi ini terselenggara secara hybrid dengan jangkauan peserta sebanyak 500 orang dari berbagai komunitas perempuan serta mahasiswa. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Abdul Ghofar,  mengapresiasi OJK dan menyambut baik edukasi keuangan ini sebagai upaya peningkatan literasi keuangan perempuan di Malang Raya. “Harapannya, kegiatan ini mampu mendorong agar ibu-ibu tidak hanya cakap secara finansial, tetapi juga berdaya dalam memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung kesejahteraan keluarga,” katanya.

Kepala OJK Malang Farid Faletehan 8
Kepala OJK Malang, Farid Faletehan menyerahkan cindera mata kepada narasumber pada talk show dengan tajuk “Perempuan Kartini Berdaya di Era Digital: Literasi Keuangan sebagai Kunci Transaksi dan Investasi Aman”, Rabu (06/05/2026) di Malang.

Talk show menghadirkan 2 narasumber, Senior Advisor Fraud Banking Investigation BCA dan Ketua Komite Kerja Siber Fraud Perbanas,  Wani Sabu, serta pelaku UMKM,  Febby AntiQue. Dalam paparannya, Wani Sabu menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan terhadap kejahatan siber, termasuk berbagai modus penipuan digital, serta pentingnya literasi digital dalam mendukung keamanan transaksi keuangan masyarakat.

Kegiatan ini juga menandai dimulainya BLK, yang merupakan inisiasi OJK dalam mengakselerasi program peningkatan literasi keuangan masyarakat Indonesia secara masif dan merata.

Rangkaian Bulan Literasi Keuangan akan berlangsung dari Mei hingga Agustus, dengan berbagai program unggulan. Diantaranya,  Financial Literacy Series dan Financial Literacy Campaign, serta akan ditutup dengan penyelenggaraan Financial Literacy Award.

Melalui kegiatan ini, OJK Malang mendorong masyarakat, khususnya perempuan, untuk semakin meningkatkan pemahaman dalam mengelola keuangan secara bijak, mengenali dan menghindari berbagai modus penipuan, serta menggunakan produk dan layanan jasa keuangan yang legal. (ind/mat)

WhatsAppFacebookGmailCopy LinkTwitterShare
Exit mobile version