Site icon JATIMPERS.COM

UMKM Binaan Bea Cukai Malang Ekspor Olahan Pisang ke Australia

WhatsAppFacebookGmailCopy LinkTwitterShare

MALANG, JATIMPERS.COM –  Salah satu UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)  binaan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang  (Bea Cukai), Bilqisfood, berhasil mengekspor produk olahan berbasis pisang ke Australia, Senin (27/04/2026) siang. Pada pengiriman kali ini, Bilqisfood mengekspor dua varian produk unggulan, Banaina Original dan Banaina Caramel. Masing-masing sebanyak 24 pcs dengan harga satuan Rp 20.000. Total ekspor mencapai 48 pcs dengan nilai transaksi sebesar Rp 960.000.

 

ekspor produk olahan berbasis pisang
Salah satu UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) binaan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang (Bea Cukai), Bilqisfood, berhasil mengekspor produk olahan berbasis pisang ke Australia, Senin (27/04/2026) siang. Pada pengiriman kali ini, Bilqisfood mengekspor dua varian produk unggulan, Banaina Original dan Banaina Caramel. (foto : bea cukai malang)

KEPALA Kantor Bea Cukai Malang, Johan Pandores, melalui pers rilis yang diterima redaksi jatimpers.com, Selasa (28/04/2026) petang, menjelaskan,  komitmen Bea Cukai Malang  dalam mendorong UMKM naik kelas dan menembus pasar global, telah  membuahkan hasil. “Salah satunya  Bilqisfood ini yang  berhasil ekspor produk olahan berbasis pisang ke Australia,” katanya.

Johan Pandores
Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Johan Pandores. (ist)

Johan Pandores menjelaskan, produk “Banaina” merupakan olahan pisang premium yang diproses secara higienis dengan cita rasa khas, menggabungkan bahan baku pisang pilihan dengan inovasi rasa modern. Varian original menawarkan rasa otentik pisang yang lembut dan alami. Sementara varian caramel menghadirkan perpaduan manis gurih yang lebih kaya dan digemari pasar internasional.

“Produk ini dikemas secara menarik dan memenuhi standar kualitas ekspor, sehingga mampu bersaing di pasar luar negeri, termasuk Australia. Keberhasilan ekspor ini tidak terlepas dari peran aktif Bea Cukai Malang dalam melakukan pendampingan kepada UMKM, mulai dari edukasi ekspor, asistensi perizinan, hingga fasilitasi prosedur kepabeanan,” jelas Johan.

ekspor produk olahan pisang ke Australia
Salah satu UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) binaan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang (Bea Cukai), Bilqisfood, berhasil mengekspor produk olahan berbasis pisang ke Australia, Senin (27/04/2026) siang. Pada pengiriman kali ini, Bilqisfood mengekspor dua varian produk unggulan, Banaina Original dan Banaina Caramel. (foto : bea cukai malang)

Selain itu,  masih kata orang nomor satu di KPPBC Tipe Madya Cukai Malang ini, sinergi yang erat antara pemerintah, Bea Cukai, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya,  turut menjadi kunci dalam membuka akses pasar global bagi pelaku usaha lokal. “Capaian ini merupakan bukti nyata bahwa UMKM lokal memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar internasional. Kami terus berkomitmen untuk mendukung UMKM binaan agar mampu menembus pasar ekspor melalui pendampingan berkelanjutan dan kemudahan layanan kepabeanan. Keberhasilan Bilqisfood ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya untuk berani go international,” ujarnya.

Dengan adanya ekspor ini, diharapkan semakin banyak UMKM di Malang dan sekitarnya yang terdorong untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar hingga ke mancanegara. “Bea Cukai Malang akan terus memperkuat peran sebagai trade facilitator dan industrial assistance dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM,” tutupnya. (bri/mat)

WhatsAppFacebookGmailCopy LinkTwitterShare
Exit mobile version