Reporter : Jull Dian
Sebagai wilayah yang mempunyai kontur pegunungan, Kabupaten Malang sangat potensial untuk penanaman kopi (coffea). Jika selama ini sentra kopi di Kab Malang adalah Dampit, Sumbermanjing Wetan dan Wonosari, siapa sangka jika di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang juga bergiat membudidayakan kopi. Hebatnya orang yang mempelopori penanaman pohon kopi adalah Babinsa (Bintara Pembina Desa) Taji, Sertu Hari Purnomo.

Ditemui di areal perkebunan kopi miliknya di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Heri menuturkan bahwa awal mula dirinya berniat menanam kopi adalah karena merasa prihatin. “Saya sudah tujuh tahun menjadi Babinsa Taji, dahulu saya tahu Desa Taji, adalah penghasil kopi dengan kualitas baik, sayangnya begitu saya datang jarang sekali tanaman kopi yang ada di Desa Taji,”terang anggota Koramil Jabung ini, Minggu (22/4).

“Bisa dibilang sekarang ini kondisi perkembangan budi daya kopi di Taji sedang mati suri, berawal dari hal ini saya ingin kopi Taji berjaya kembali, karena potensi Desa Taji untuk budidaya kopi besar sekali,”urai Heri.

Mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Taji, Heri Purnomo, tak ingin hanya memproduksi buah yang mengandung kafein tersebut, dirinya ingin selain Taji bisa kembali menjadi sentra kopi ada hal lain yang dibisa dimanfaatkan. “Jadi selain kembali menjadi produsen kopi, dari lahan perkebunan itu kami ingin itu menjadi daya tarik wisata sendiri, sehinga akhirnya dibuat konsep ekowisata,”ungkapnya.
Selanjutnya Desa Taji pun malih rupa, dengan predikat desa ekowisata, selain menjual hasil kopi yang dikenal dengan ‘Kopi Babinsa Lereng Gunung Bromo’ yang diambil dari nama Heri, warga juga mendapat pemasukan lain dari banyaknya wisatawan yang datang untuk menikmati ekowisata perkebunan kopi. Tidak hanya wisatawan lokal, banyak juga bule luar negeri yang mengagumi keindahan panorama perkebunan kopi yang digagas Sertu. Heri Purnomo.
Atas jerih payahnyha tersebut, Heru Purnomo mendapat penghargaan dari Kodim 0818 Malang-Batu dan Korem 083/Baladhika Jaya. Dianggap sebagai Babinsa biasa, Sertu Heri Purnomo mendapat Juara I dalam lomba HUT ke 54 Korem 083 karena memberi kontribusi nyata dalam masyarakat desa, maupun sebagai bagian dari warga negara yang hidup berbaur dengan kondisi nyata di lingkunganya.

