MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana berpasangan Mychellle Crhstine Bandaso (kidal), harus puas di posisi dua final Yuzu Indonesia Masters 2019 di GOR Ken Arok, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (06/10/2019).

MELAWAN pasangan China, Guo Xin Wa / zhang Shu Xian, pasangan Indonesia telah menunjukkan permainan yang luar biasa. Bahkan sempat terjadi beberapa kali match point hingga menyentuh nilai 28.
Usai pertandingan, pasangan Indonesia merasa kurang beruntung. Mereka mengaku, kurang sabar dan terburu hingga melakukan kesalahan dan tertinggal point. “Agak terburu- buru di score – score akhir,” tutur Maulana.

Adnan Maulana berpasangan Mychellle Crhstine Bandaso sudah bertemu dengan lawan yang sama tersebut saat bertanding di Vietnam. “Saat ini kami kalah telak 0 -2,” lanjutnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang Drs H. Sutiaji yang hadir menyaksikan final ganda campuran Indonesia versus China, menganggap ganda campuran Indonesia hanya kurang beruntung.
“Perjuangannya sudah luar biasa. Saya kira masalah keberuntungan saja. Berapa kali terjadi point yang sama,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Malang menerima penghargaan atas suksesnya Kota Malang menjadi tempat pelaksanaan Yuzu Indonesia Masters 2019. Ia berharap, ke depan Kota Malang bisa menjadi tempat even – even yang lain.
“Baru kali ini dilaksanakan di kota/kabupaten. Biasanya dilaksanakan di ibukota provinsi. Jadi ini sebuah penghargaan bagi Kota Malang. Semoga tahun depan bisa di Malang lagi,” tuturnya. (ide/mat)

