MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Kebakaran hebat yang mengakibatkan kerugian materiil hinga milyaran rupiah menimpa CV. Megatex Karya Unggul di Desa Krebet, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (11/7/2018).

KEPADA awak media Kapolsek Bululawang Kompol Supari membenarkan kebakaran yang terjadi di pabrik pengolahan kayu lapis tersebut. “Betul telah terjadi kebakaran di CV. Megatex Karya Unggul yang memproduksi kayu lapis, beruntung dalam kebakaran ini tidak sampai ada korban jiwa maupun cedera, hanya kerugian materiil, angkanya belum bisa diketahui secara pasti, masih dalam pendataan,”terang Kapolsek Bululawang.
Dugaan penyebab kebakaran sementara ini menurut Supari, karena konsleting mesin oven kayu. “Informasi sementara seperti itu, sejauh ini kami telah melakukan olah TKP bersama Tim Identifikasi Polres Malang, namun untuk penyelidikan secara menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti kebakaran, kami telah berkoordinasi dengan Labfor Polda Jatim, yang rencananya akan turun hari Jumat besok,”papar Kapolsek Bululawang.


Sementara itu menurut Suroto, Supervisor Produksi CV. Megatex Karya Unggul, mengatakan bahwa api pertama kali diketahui oleh Mahardika, pegawai di bagian oven kayu. “Saat itu shift malam dan ada 120 orang yang bekerja. Salah satu pekerja kami, Mahardika pukul 02.30 melihat ada asap mengepul dari ruang oven yang tertutup, begitu pintu dibuka, api sudah berkobar besar di dalamnya,”beber Suroto.
Begitu mengetahui ada kebarakan, pria yang sudah tiga tahun lebih berkerja di CV. Megatex Karya Unggul langsung menyuruh para pekerja lain keluar dari areal pabrik dan melapor ke Polsek Bululawang. “Petugas Polsek langsung datang dan selang 15 menit kemudian satu unit mobil PMK dari PG. Krebet Baru datang,”katanya.
Banyaknya material yang mudah terbakar langsung menyebabkan amuk si jago merah tak terkendali. Tak berapa lama bangunan ruang produksi dan material lain ludes terbakar. “Padahal hari ini persiapan untuk loading 5 kontainer untuk mexport kayu lapis ke China, Jumat besok rencananya ada 10 kontainer yang dikirim, tapi semua hangus dalam kebakaran ini,”keluh Suroto.
“Memang untuk mesin dan pabrik diasuransikan, tapi untuk material bahan baku dan hasil produksi kan tidak dalam tanggungan asuransi. Jika melihat dari akibat kebakaran ini, saya kira kerugian mencapai milyaran rupiah,” imbuh Suroto.
Hinga Rabu siang, penyidik Polsek Bululawang masih meminta sejumlah keterangan dari pemilik maupun pegawai CV. Megatex Karya Unggul. (diy)

