
SAAT ditemui di kantornya di Markas PMI Kabupaten Malang, Jalan Raya Kebonagung, Kabupaten Malang, Aprilijanto menerangkan bahwa Pamkes yang dilakukan PMI menyambut lebaran adalah agenda rutin tahunan. “Ini adalah agenda kerja rutin tahunan kami. Sebagai organisasi yang berkecimpung di sosial kemasyarakatan, tentunya kami ingin memberikan sumbangsih kami untuk membantu sesama dalam momen arus mudik, lebaran dan arus balik ini,”terang pria yang biasa disapa April.

Menyambut lebaran 2018, PMI Kabupaten Malang akan mendirikan Posko Pamkes PMI di 8 lokasi yaitu, Markas PMI Kab Malang di Jalan Raya Kebonagung, Pos Gawat Darurat Bedali Lawang, Coban Rondo, Turen, Balekambang, Jalur Lintas Selatan (JLS), Donomulyo dan Pantai Sipelot Desa Pujiharjo, Tirtoyudo. “Untuk tahun ini ada penambahan lokasi menjadi 8, kalau tahun kemarin hanya 7 lokasi,” kata April.
Dengan melibatkan para relawan PMI dan alat operasional penunjang, Pamkes PMI akan dilaksanakan sejak 11 Juni 2018 sampai 24 Juni 2018. “Sasaran Pamkes yang kita laksanakan adalah pemberian pertolongan pertama bagi penguna jalan maupun pengunjung tempat wisata,”beber Sekretaris PMI Kab Malang.

Menurut April, pada tahun 2017 kemarin ada penurunan tren kecelakaan atau kasus yang ditanggani PMI selama melakukan Pamkes. “Sekarang cenderung menuru di Balekambang yang paling sering terjadi kasus kecelakaan, tahun 2016 ada seratus lebih kasus, namun 2017 kemarin hanya 46 kasus yang kami tangani,” ungkapnya.
Aprilijanto dan segenap jajarannya berharap tren penurunan kejadian kecelakaan di tahun 2018 akan semakin menurun. Untuk itu pihaknya menghimbau kepada para penguna jalan baik arus mudik maupun balik serta pengunjung tempat wisata agar senantiasa berhati – hati. “Selalu berhati-hati dan waspada, patuhi aturan dan rambu yang ada serta jika capek jangan memaksa untuk berkendara, istirahat dahulu jika sudah segar silahkan melanjutkan perjalanan,” pungkas Aprilijanto. (diy)

