MALANG, JATIMPERS.COM – Sejumlah siswa-siswi SD Islam Al-Ulum, Kota Malang, Jawa Timur, mendapatkan pemahaman materi anti bullying (perundungan), cyberbullying, dan melakukan office tour, melihat aktivitas kerja di berbagai bidang saat outing class di lingkungan Kejaksaan Negeri Kota Malang, Kamis (21/05/2026) pagi.

KASI Intelijen Kejari Kota Malang, Agung Tri Radityo, SH, MH, menjelaskan, di era digital saat ini, sangat tinggi interaksi anak-anak dengan gawai (gadget). Banyak informasi yang didapat melalui gadget. “Untuk itu mereka kami berikan pemahaman materi anti-bullying (perundungan) dan cyberbullying,” terangnya.
Mereka juga melakukan office tour, melihat langsung aktivitas kerja di berbagai bidang di lingkungan Kejaksaan Negeri Kota Malang. Mulai Bidang Pembinaan, Intelijen, Tindak Pidana Umum (Pidum), Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), penjelasan alur perkara kriminal umum. Seperti pencurian atau pelanggaran lalu lintas, sekaligus meninjau ruang Tahap II. ”Mereka juga mendapat edukasi pemberantasan tindak pidana korupsi serta misi penyelamatan keuangan negara,” terang Agung Radityo.
Agung menambahkan, dalam program “Jaksa Masuk Sekolah” ini, pihaknya juga memberikan pemahaman dasar mengenai hukum, mengenalkan tugas pokok dan fungsi jaksa, mengedukasi pentingnya menjauhi pelanggaran hukum sejak usia dini. “Kami memberikan apresiasi tinggi dan menyambut baik inisiatif dari SD Islam Al-Ulum, memilih Kejari Kota Malang sebagai lokus pembelajaran luar kelas. Kepada para siswa juga diberikan pemahaman mengenai batasan etis dalam bermedia sosial serta dampak buruk tindakan perundungan di lingkungan sekolah,” jelasnya.
Suasana outing class ini berjalan dinamis saat memasuki sesi tanya jawab. Para siswa antusias menanyakan berbagai kasus ringan yang kerap mereka temui. Di akhir acara, Kejari Kota Malang memberikan apresiasi berupa cinderamata kecil bagi siswa yang aktif berpartisipasi. (ide/mat)

