Site icon JATIMPERS.COM

Siswa SD Islam Al-Ulum Belajar Hukum di Kejari Kota Malang

WhatsAppFacebookGmailCopy LinkTwitterShare

MALANG, JATIMPERS.COM – Sejumlah siswa-siswi SD Islam Al-Ulum, Kota Malang, Jawa Timur,  mendapatkan pemahaman materi anti bullying (perundungan), cyberbullying, dan melakukan office tour, melihat aktivitas kerja di berbagai bidang saat outing class  di lingkungan Kejaksaan Negeri Kota Malang, Kamis (21/05/2026) pagi.

 

Kejari Kota Malang
Sejumlah siswa-siswi SD Islam Al-Ulum, Kota Malang, Jawa Timur, mendapatkan pemahaman materi anti-bullying (perundungan), cyberbullying saat outing class, dan melakukan office tour, melihat aktivitas kerja di berbagai bidang di lingkungan Kejaksaan Negeri Kota Malang, Kamis (21/05/2026) pagi.

 

KASI Intelijen Kejari Kota Malang, Agung Tri Radityo, SH, MH, menjelaskan, di era digital saat ini, sangat tinggi interaksi anak-anak dengan gawai (gadget). Banyak informasi yang didapat melalui gadget. “Untuk itu mereka kami berikan    pemahaman materi anti-bullying (perundungan) dan cyberbullying,” terangnya.

Mereka juga melakukan office tour, melihat langsung aktivitas kerja di berbagai bidang di lingkungan Kejaksaan Negeri Kota Malang. Mulai  Bidang Pembinaan, Intelijen, Tindak Pidana Umum (Pidum), Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), penjelasan alur perkara kriminal umum. Seperti pencurian atau pelanggaran lalu lintas, sekaligus meninjau ruang Tahap II. ”Mereka juga mendapat edukasi pemberantasan tindak pidana korupsi serta misi penyelamatan keuangan negara,”  terang Agung Radityo.

Agung menambahkan, dalam program “Jaksa Masuk Sekolah” ini, pihaknya juga  memberikan pemahaman dasar mengenai hukum, mengenalkan tugas pokok dan fungsi jaksa, mengedukasi pentingnya menjauhi pelanggaran hukum sejak usia dini.  “Kami memberikan  apresiasi tinggi dan menyambut baik inisiatif dari SD Islam Al-Ulum, memilih Kejari Kota Malang sebagai lokus pembelajaran luar kelas.  Kepada para siswa  juga diberikan pemahaman  mengenai batasan etis dalam bermedia sosial serta dampak buruk tindakan perundungan di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Suasana outing class ini berjalan  dinamis saat memasuki sesi tanya jawab. Para siswa antusias menanyakan berbagai kasus ringan yang kerap mereka temui. Di akhir acara,  Kejari Kota Malang  memberikan apresiasi berupa cinderamata kecil bagi siswa yang aktif berpartisipasi. (ide/mat)

WhatsAppFacebookGmailCopy LinkTwitterShare
Exit mobile version