
MALANG, JATIMPERS.COM – Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, membuka Kejuaraan Bulutangkis Piala Ketua Umum PP PBSI Open Jawa Timur di GOR Uraha Badminton Hall, Jl. Wijaya Kusuma, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Senin (11/05/2026) siang. Kejuaraan ini diikuti 850 peserta berbagai kategori, mulai pembinaan hingga veteran.


HADIR dalam pembukaan tersebut Plt Ketua KONI Kabupaten Malang, Suwadji, Pengurus PBSI Jawa Timur, Sutirta, dan sejumlah undangan lainnya. “Terima kasih kepada para Pengurus PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Kabupaten Malang yang terus menggelar event dan melakukan pembinaan atlet di Kabupaten Malang. Semoga atlet bulutangkis Kabupaten Malang makin berprestasi,” kata Firmando H Matondang.
Pada kesempatan yang sama, Pengurus PBSI Jawa Timur, Sutirta, sangat mengapresiasi Kejuaraan Bulutangkis Piala Ketum PP PBSI ini. “Karena baru pertama kali ini ada kejuaraan Piala Ketua Umum PP PBSI digelar di Jawa Timur. Dan, ini digelar di Kabupaten Malang, di GOR Uraha Badminton Hall. Ini sungguh luar biasa,” tegasnya.
Karena itu, Sutirta yang hadir mewakili Ketua Pengprov PBSI Jawa Timur, Tonny Wahyudi, sangat mendukung kejuaraan ini. Bahkan dia berharap kejuaraan Open Jawa Timur ini dapat terus terlaksana secara rutin setiap tahun dan menjadi agenda PBSI Kabupaten Malang dan PBSI Jawa Timur. Apalagi pesertanya sangat banyak. “Dengan jumlah peserta 800 lebih, tentu ini sangat luar biasa. Bahkan dengan total hadiah Rp 178.300.000, untuk kelas Jawa Timur, ini sungguh luar biasa,” tegasnya.

Terpisah, Ketua PBSI Kabupaten Malang, H. Imam Sumantri, menjelaskan, Kejuaraan Bulutangkis Piala Ketum PP PBSI Open Jatim ini memang baru pertama kali digelar oleh PBSI Kabupaten Malang. “Jadi, ceritanya, saat meresmikan GOR Uraha Badminton Hall beberapa waktu lalu, Bapak Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran, meminta PBSI Kabupaten Malang untuk menggelar kejuaraan ini. Beliau juga meminta agar turnamen ini untuk open Jawa Timur saja,” katanya.
Selanjutnya, Pengurus PBSI Kabupaten Malang langsung membentuk panitia kejuaraan, menjadwalkan waktu kejuaraan, menentukan kategori apa saja yang dipertandingkan, dan membahas kebutuhan anggaran, termasuk menentukan hadiah bagi para peserta. “Setelah melalui beberapa kali rapat panitia, akhirnya diputuskan kejuaraan ini akan mempertandingkan 22 kategori. Meliputi, 14 tunggal, 16 ganda, dan 2 kategori untuk kejuaraan khusus pengurus PBSI, mulai pengurus PP PBSI (pusat), Pengurus PBSI Jawa Timur, hingga Pengurus PBSI Kota/Kabupaten se Jawa Timur, baik perorangan maupun beregu,” terang Faiz.
Dia menambahkan, kejuaraan yang baru pertama kali digelar ini, ditujukan sebagai ajang pembinaan para atlet sekaligus sebagai wahana silaturahmi para pecinta bulutangkis. Karena itu, kejuaraan ini tidak hanya mempertandingkan bagi atlet pembinaan (kelompok pra dini hingga taruna), tapi juga atlet dewasa dan veteran. “Karena itu, event ini sangat cocok bagi kalangan usahawan yang ingin mempromosikan usahanya dengan cara menjadi partner kejuaraan ini,” terangnya. (iko/mat)

